Berita Perbanas

Ketua Umum Perbanas Menjabat Chairman ABA Periode 2015-2017

15 Juni 2015

LOGO_PERBANAS_NEWS

Jakarta – Indonesia yang diwakili Sigit Pramono akan memimpin Asosiasi Bankir se-Asia Tenggara atau ASEAN Bankers Association (ABA) untuk dua tahun ke depan.

Sigit Pramono, yang juga Ketua Umum Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas), resmi ditunjuk sebagai Presiden ABA untuk periode 2015-2017 pada “45th ASEAN Banking Council Meeting” di Singapura, Jumat, 12 Juni 2015. Sigit Pramono menjadi Presiden ABA menggantikan In Channy, bankir asal Kamboja yang saat ini juga tercatat sebagai Ketua Umum Asosiasi Perbankan Kamboja.

Sigit Pramono menuturkan kepemimpinan Indonesia pada ABA kali ini menjadi sangat penting mengingat sudah mendekati era pasar bebas ASEAN, yang untuk sektor perbankan dan jasa keuangan akan mulai diberlakukan pada 2020. Salah satu isu strategis yang akan dikembangkan Indonesia pada forum ABA adalah perlunya negara-negara di Asia Tenggara memiliki satu sistem pembayaran yang terintegrasi dan berlaku regional.

“Ini memang bukan pekerjaan mudah. Tapi akan lebih baik jika diinisiasi sejak dini,” ujar Sigit Pramono di Singapura pada hari yang sama setelah terpilih sebagai Presiden ABA, seperti dikutip dari keterangan pers yang diterima pada Ahad, 14 Juni 2015.

ABA adalah Asosiasi Bankir ASEAN yang didirikan pada 1976. Dari awal berdiri, asosiasi ini terdiri atas lima anggota, yaitu Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand. Namun sekarang menjadi sepuluh anggota. Pada 1984, anggotanya bertambah setelah Brunei Darussalam bergabung.

Pada 1995, Vietnam menyusul bergabung sebagai anggota ketujuh. Lalu, pada Mei 1999, giliran Kamboja bergabung menjadi anggota kedelapan. Pada Juli 2001, Myanmar diterima sebagai anggota kesembilan. Kemudian, pada tahun 2004, Asosiasi Bankir Laos menjadi anggota kesepuluh.

Sumber : Bisnis.com

Other News