Berita Perbanas

Rencana Penurunan Selisih Capping Bunga Deposito Disambut Positif

16 Januari 2017

Untitled-21

Warta Ekonomi.co.id, Jakarta - Rencana Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menurunkan selisih batas atas bunga deposito untuk bank yang berstatus Buku III dan Buku IV disambut positif oleh beberapa pihak. Longgarnya likuiditas saat ini membuat lembaga perbankan tetap optimistis dalam menapaki bisnisnya.

Wakil Ketua Umum Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas) Maryono mengatakan rencana untuk menurunkan gap capping bunga deposito belum dilakukan. Namun pada prinsipnya, hal tersebut dinilai wajar mengingat kondisi likuiditas saat ini.

“Saya pikir baik, tetapi jangan terlalu tinggi,” katanya di Jakarta, akhir pekan lalu.

Sejatinya, adanya rencana penurunan selisih batas bunga itu merupakan bagian dari rangkaian strategi pemerintah untuk menurunkan suku bunga kredit perbankan. Harapannya satu, suku bunga kredit turun menjadi single digit dan akhirnya dapat menggerakkan ekonomi lebih cepat lagi.

Sebelumnya Dewan Komisioner OJK Bidang Perbankan Nelson Tampubolon mengatakan pihaknya tengah mengkaji kemungkinan untuk memperkecil selisih batas atas bunga deposito bank besar. Saat ini selisih batas atas bunga deposito antara Bank Buku III dan Bank Buku IV sebesar 25 basis poin.

Rencana tersebut diproyeksi tidak akan memberikan dampak perang suku bunga deposito, pasalnya penerapan capping bunga dilakukan di tengah likuiditas bank yang terjaga.

Other News