Akses kredit di Indonesia masih punya ruang besar untuk bertumbuh. Di balik angka, ada jutaan masyarakat produktif, terutama UMKM, yang belum terlayani secara optimal.
Melalui Diskusi White Paper bersama AFTECH dan Mandala Consulting, PERBANAS mendorong satu hal yang semakin jelas: kolaborasi adalah kunci.
Bukan lagi soal siapa lebih unggul, tapi bagaimana bank dan P2P lending saling melengkapi, menggabungkan kekuatan pendanaan, tata kelola, dan teknologi untuk membuka akses yang lebih luas.
Namun, kolaborasi ini bukan tanpa prinsip. Harus dibangun dengan prudence, responsibility, dan sustainability, agar pertumbuhan tetap sehat, inklusif, dan berdampak jangka panjang bagi masyarakat.
Karena pada akhirnya, tujuan kita bukan hanya menyalurkan kredit, tapi membangun ekosistem keuangan yang lebih kuat, inklusif, dan berkelanjutan.