Update Perbankan Juli 2026
Intermediasi Perbankan Menguat, Pertumbuhan Kredit Melampaui DPK
.jpg)
-
Kredit tumbuh 13,58% (yoy) pada Juli 2026, melampaui DPK 11,21%, menunjukkan pemulihan fungsi intermediasi perbankan yang semakin solid.
-
Pertumbuhan DPK kembali meningkat pada Juli 2026 menjadi 11,21% (yoy), setelah melambat ke 10,21% pada Juni 2026.
-
Kredit tumbuh lebih cepat dari DPK, sehingga kebutuhan likuiditas meningkat dan pengelolaan sumber dana serta biaya pendanaan perlu semakin efektif.
Risiko Bank Masih Terjaga
.jpg)
Gross NPL per Juli 2026 sebesar 2,1%.
Loan at Risk (LaR) per Juli 2026 sebesar 8,39%.
Rasio Kunci Perbankan Mengalami Penurunan
.jpg)
.jpg)
Tantangan Likuiditas Perbankan
.jpg)
Likuiditas masih terjaga, namun pertumbuhan kredit 13,58% (yoy) yang melampaui DPK 11,21% mendorong LDR naik tipis menjadi 88,38% pada Juli 2026.
Pertumbuhan Kredit Investasi dan Modal Kerja Meningkat, Namun Pertumbuhan Kredit Konsumsi Masih Melambat
.jpg)
-
Kredit investasi tetap menjadi penopang utama, tumbuh 25,13% (yoy) pada Juli 2026, didorong pembiayaan proyek jangka menengah–panjang.
-
Kredit modal kerja mulai meningkat pada Juli 2026 yang tumbuh sebesar 11,04%, mencerminkan ekspansi usaha jangka pendek.
-
Kredit konsumsi masih melambat per Juli 2026, hanya tumbuh 5,38% (yoy), mencerminkan tekanan konsumsi rumah tangga.
Undisbursed Loans Mengalami Peningkatan
.jpg)
Undisbursed loan terus meningkat sejak semester II 2025, meski melambat menjadi 8,1% (yoy) pada Juni 2026, mencerminkan sikap wait and see debitur di tengah ketidakpastian ekonomi dan permintaan pasar.
Penurunan Rata-Rata Simpanan per Rekening Nasional
.jpg)
Rata-rata simpanan nasional turun menjadi Rp14,75 juta per rekening pada Juli 2026, terutama pada kelompok simpanan kecil dan menengah menunjukkan fenomena “makan tabungan”.
LDR Himbara Bertahan di Atas 90% sejak Maret 2026
.jpg)
Pada Juni 2026, LDR Himbara tercatat sebesar 90,03%, menunjukkan tingkat penyaluran kredit yang tinggi terhadap dana pihak ketiga. Sementara itu, LDR BPD dan Bank Swasta Nasional masing-masing tercatat sebesar 86,49% dan 86,18%.