Sebesar Apa Dampak Serangan Siber Terhadap Kepercayaan Nasabah?

Perlu untuk diketahui bahwa serangan siber itu sangat berbahaya bukan terhadap sebuah institusi bank saja, namun hal tersebut juga bisa berdampak kepada kepercayaan nasabah. Kepercayaan nasabah merupakan hal fundamental yang perlu untuk selalu dijaga. Memang serangan siber patut untuk dihindari, oleh sebab itu ada baiknya mengetahui lebih dulu apa dampak dari kegiatan kriminal ini. Untuk itu, simak beberapa informasinya di bawah ini!
- Penurunan Kepercayaan dan Loyalitas
Serangan siber berdampak pada tingkat kepercayaan (47,6%) dan loyalitas nasabah (35,6%). Kehilangan kepercayaan dapat memengaruhi persepsi terhadap kredibilitas lembaga keuangan. Penurunan kepercayaan dapat menyebabkan penurunan loyalitas dalam jangka panjang. - Kebocoran Data Nasabah
Risiko kebocoran data pribadi nasabah, seperti nama, nomor rekening, dan nomor telepon, dapat dimanfaatkan untuk penipuan, phishing, atau pencurian identitas. Nasabah yang merasa privasinya dilanggar dapat kehilangan kepercayaan. - Kerugian Finansial
Institusi yang terkena serangan ransomware menghadapi pilihan sulit antara membayar tebusan atau menanggung biaya pemulihan. Selain itu, gangguan layanan dapat mengurangi pendapatan operasional. - Reputasi Bank
Serangan siber dapat mempengaruhi reputasi bank, yang mengakibatkan berkurangnya kepercayaan dan kepuasan nasabah. Nasabah yang tidak percaya lagi pada bank cenderung merasa tidak puas dengan kinerjanya, sehingga berpotensi untuk mengalihkan dana ke bank lain. - Terhambatnya Transaksi
Nasabah mengalami kerugian karena transaksi yang terhambat.
Serangan ransomware dan gangguan pada sistem layanan mobile banking dapat menurunkan kepercayaan pelanggan karena merasa tidak aman saat melakukan transaksi.
Bank perlu mengambil langkah-langkah proaktif dalam meningkatkan keamanan siber, memperkuat komunikasi dan transparansi, serta meningkatkan edukasi dan kesadaran nasabah mengenai pentingnya keamanan siber.